3 Kunci Dasar Mencari Solusi dalam Hubungan

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

SHARE

Berselisih pendapat dalam suatu hubungan itu wajar dan pasti terjadi. Namun, bagaimana caranya agar solusi tetap didapat tanpa bertengkar berlarut-larut?

Menjalin hubungan sudah menjadi kebutuhan manusia, baik dalam pertemanan hingga percintaan. namanya hubungan melibatkan lebih dari satu pikiran, satu hati dan satu kepribadian. Semuanya berbeda, kadang cocok, kadang malah ribut.

Maka tak aneh, kalau setiap hubungan selalu mengalami yang namanya masalah, perselisihan pendapat dan adu gagasan. Semua itu lumrah adanya, namun tetap harus tahu cara menyelesaikannya, jangan sampai terjebak di sana. Oleh karena itu, ada 3 kunci dasar yang bisa membantumu dalam memecahkan masalah dalam sebuah hubungan menurut Psikolog Robert Taibibi, dilansir Psychologytoday.com.

1.   Ciptakan Rasa Aman

Seringkali jika ada permasalahan, kita memendam perasaaan daripada menungkapkan, alasan klasiknya karena tak ingin perseteruan makin membesar. Tapi sadarkah kamu, hal tersebut mungkin terbentuk karena dalam hubungan yang dijalin tidak ada rasa aman yang tercipta sehingga rasa takutlah  yang muncul. Hal ini malah membuat masalah semakin menumpuk, lama -lama akan menjadi bukit dan tak bisa dikendalikan lagi.

Mulailah ciptakan rasa aman pada pasangan, karena perasaan tersebut merupakan sebuah fondasi yang paling penting dalam hubungan.  Jangan ragu untuk mengatakan hal yang diinginkan, hilangkanlah rasa cemas dalam pikiran, belajar untuk menaruh kepercayaan padanya. Dari sinilah pelan – pelan rasa aman bisa tercipta, jika sudah, semua masalah akan lebih mudah dikomunikasikan, tanpa merasa  terancam dan pusing memikirkan pendapat orang lain yang kadang memperkeruh suasana serta berhenti membuat pikiran berasumsi macam – macam.

2.   Atur Emosi

Sudah berhasil merasa aman ? Tahap selanjutnya adalah atur emosi. Memasuki fase ini kamu sudah berani mengungkapkan semua hal yang mengganggu, tapi kalau diungkapkan dengan emosi yang meledak – ledak seringkali kata – kata menyakitkanlah yang terucap, dan bisa berlanjut pada tahap  kekerasan fisik jika tak segera dikendalikan oleh dirimu sendiri dan pasangan yang jadi sasaran target komunikasi.

Hal yang paling utama menghentikan ini adalah mampu mengatur emosi  dengan menenangkan diri. Cara pertama, kamu harus sadar jika emosimu mulai tidak stabil, jika sudah menyadarinya segeralah pergi, hentikan sementara percakapan yang berlangsung.

Tahap selanjutnya, tariklah napas dalam – dalam, katakan pada diri sendiri harus fokus dan tenang. Jika hati dan pikiran sudah merasa sejuk, boleh mulai kembali percakapan dengan perlahan, ubahlah posisi menjadi  pendengar yang baik untuk mendengar pendapat dari sudut pandang berbeda. Jika sudah mampu mengatur emosi, semua masalah dalam hubungan akan bisa diselesaikan dengan kepala dingin dan bertindak lebih solutif bukan agresif.

3.   Berani Membahas Kembali Masalah yang Belum Selesai

Seringkali meski sudah diselesaikan dengan emosi yang baik, masalah tak begitu saja selesai sekali saja.  Masih ada yang mengganjal, tapi tak ingin diungkit karena dikhawatirkan memunculkan perdebatan lain, akhirnya masalah tersebut tak habis sampai ke akarnya. Jika dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan rasa frustasi dan bisa menciptakan emosi yang terpendam yang siap meledak jika tak tertahankan. 

Seperti menciptakan keamanan, kunci utamanya adalah memilki keberanian untuk menangani masalah tersebut, tapi dengan cara yang berbeda. Aturlah mental terlebih dahulu, mulai susunlah topik – topik masalah yang ingin diselesaikan, pastikan pasangan dalam mood yang baik dan tidak sedang sibuk mengerjakan pekerjaan lain agar ia tetap fokus dan tak merasa diganggu. 

Kemudian mulai bahas masalah  bersama pasangan dengan pendekatan yang berbeda, misalnya mulailah dengan berbicara dari hal  menyenangkan yang membuatnya nyaman, kemudian bisa disangkut pautkan dengan masalah utama yang ingin dibahas.  Semuanya harus dilakukan perlahan dan tetap fokus pada topik masalah yang ingin dibahas hingga menciptakan solusi yang sama-sama menguntungkan.

Dari tiga kunci ini, jika bisa menguasainya kamu bisa menjalani hubungan yang jauh lebih baik dengan mampu menangani berbagai macam konflik dalam segala jenis hubungan, dari percintaan, pertemanan sampai pada hubungan keluarga.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Replay