5 Langkah Mudah Memulai Berkebun di Rumah bagi Pemula

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

SHARE

Di kala pandemi, ada baiknya mulai eksplorasi hobi baru, termasuk berkebun. Tapi, mulai dari mana ya? Yuk, terapkan 5 langkah mudah ini.

Berkebun adalah salah satu kegiatan produktif yang menyehatkan karena dapat meredakan stress dan . Selain itu kegiatan ini dapat memudahkan kita mendapatkan bahan makanan untuk kebutuhan keluarga.  Berkebun bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan di rumah saat periode pandemi Covid-19. Ladies, tak perlu lahan yang luas.. kita  bisa memanfaatkan lahan sempit yang ada di depan atau belakang rumah. Berikut 5 langkah mudah yang dapat kamu coba untuk memulai berkebun di rumah.

  • Pilih Tanaman yang Disukai

Mulailah dengan menanam tanaman yang kita sukai dan menghasilkan. Tanaman yang menghasilkan dan tidak memakan tempat, pastinya dari golongan buah-buahan, sayuran ataupun tanaman obat. Tanaman-tanaman tersebut banyak memiliki manfaat, selain tidak membutuhkan waktu lama untuk panen, perawatannya cukup mudah dan tidak membutuhkan biaya yang mahal.

  • Pilih Media Tanam

Setelah memilih tanaman yang cocok ditanam sekitar rumah,  persiapkan pula media tanam untuk menumbuhkan tanaman tersebut. Media tanam atau media tumbuh yang paling umum adalah tanah. Sebagian tanaman juga bisa tumbuh di air atau dikenal dengan hidroponik. Hidroponik juga menjadi metode paling menghasilkan dan efisien secara perawatan. Selain itu kamu juga bisa menanam tanaman rempah-rempah seperti jahe, serai, lengkuas, kunyit ataupun tanaman obat dengan menggunakkan pot atau polybag.

  • Pilih Area dengan Cahaya Matahari yang Cukup

Pilihlah lokasi yang tepat untuk menumbuhkan tanaman. Salah satu pertimbangan penting untuk menumbuhkan tanaman adalah cahaya matahari yang cukup. Pilihlah area yang memiliki cahaya matahari yang cukup. Sayuran rata-rata membutuhkan cahaya matahari sekitar enam jam per hari. Memanfaatkan atap rumah atau rooftop juga bisa dilakukan untuk berkebun dan mendapatkan cahaya matahari yang optimal. Anda juga bisa menanam tanaman yang diletakkan di dekat jendela atau di pagar.

  • Perhatikan Nutrisi Tanaman

Tanaman membutuhkan media tanam yang bernutrisi tinggi. Tambahkan media tanam dengan kompos atau sekam. Kompos bisa dibeli atau dibuat sendiri dari sisa sampah organik dapur. Setelah menanam, rutinlah untuk merawat dengan menyiram tanaman setiap hari. Saat tanaman sudah berbuah, jangan lupa untuk dipanen dan siap dikonsumsi.

  • Pastikan Sumber Air Tersedia

Selain sinar matahari, sumber air juga jadi hal yang penting untuk tanaman. Kamu dapat memanfaatkan grey water atau air bekas terutama di musim kemarau. Pastikan grey water yang digunakan tidak mengandung bahan kimia. Kamu dapat menampung air bekas rebusan sayur, air cucian beras, air AC ataupun air hujan.

Itulah beberapa langkah yang bisa kamu terapkan untuk memulai berkebun. Selamat mencoba!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Replay