7 Tipe Cinta yang Perlu Diketahui, Agar Kamu Tak Terjebak Jadi Bucin

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

SHARE

Rugi dong jadi bucin! Makanya kenali tipe cinta kamu dan pasangan kamu dulu sebelum berkomitmen lebih lanjut.

Cinta, semua manusia butuh itu, semua manusia pernah merasakan jatuh cinta entah dalam waktu sedetik atau harus menunggu hingga berbulan – bulan,  tak banyak orang yang memusingkan cinta itu apa, asal sudah sama – sama suka, jantung berdegup tak karuan hingga perasaan saling nyaman saat bersamanya, bisa dengan mudah dikatakan itulah cinta.

Tak ada batasan bagi seseorang untuk mendefinisikan cinta itu sendiri, semua punya pendapatnya masing – masing. 

Tapi tahukah kamu, bahwa cinta itu tak hanya ada satu, melansir dari artikel Physhology Today, yang berasal dari berbagai rangkuman buku klasik dan buku karya psikologi ternama asal Kanada, John Alan Lee yang berjudul Colours of Love. Setidaknya ada 7 tipe cinta yang berhasil diketahui.

1.  Eros, cinta penuh gairah

Tipe cinta ini sejatinya sangat mudah ditemu di zaman modern , karena berkaitan dengan ketertarikan fisik lebih dulu . Mengambil istilah dari yunani, eros memiliki makna erotis atau gairah, tipe cinta ini biasanya dikaitkan dengan cinta romantis, fisik dan hasrat seksual. Orang yang memilki tipe eros cenderung lebih mudah jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun tipe ini konon merupakan yang paling ditakuti  oleh orang Yunani zaman dahulu karena mengakibatkan hilangnya kontrol dalam menjalin hubungan.

2.  Philia, cinta persaudaraan

Philia dikenal sebagai tipe cinta yang biasa dialami dalam hubungan persahabatan atau persaudaraan, memilki niat baik, tulus dan bersikap setara satu sama lain tanpa membandingkan. Layaknya dengan hubungan dengan sahabat, hubungan dengan cinta tipe ini cenderung penuh kesetiaan, kepercayaan, mampu berbagi kesenangan dan kesedihan serta tak ragu untuk berkorban. Dibanding eros, tipe cinta ini lebih dihargai.

3.  Storge, cinta keluarga

Storge adalah tipe cinta yang tumbuh secara perlahan berdasarkan waktu dan tingkat keakraban, jenis cinta ini mudah ditemui dalam hubungan antar keluarga, utamanya adalah orang tua pada anak. Tidak ada ketertarikan fisik dan seksual, biasanya hubungan dengan tipe cinta storge dilandasi dengan perasaan saling ketergantungan, memilki komitmen yang kuat dan tidak memandang kualitas pribadi seseorang. Banyak orang yang ingin menjalani tipe cinta seperti ini, namun sayang terkadang tipe eros lebih dulu yang muncul, jika mampu bertahan bukan tidak mungkin cinta eros yang awalnya didasari ketertarikan fisik akan berubah menjadi cinta bertipe storge.

4.  Agape, cinta tanpa syarat

Agape merupakan cinta sukarela tanpa mengharapkan imbalan, mudah ditemui pada kegiatan amal atau perasaan simpatik yang muncul kepada orang yang tak kita kenal. Orang dengan tipe cinta satu ini umumnya bersifat setia, pemaaaf, sabar, tulus dan rela berkorban untuk pasangannya. Memilki perasaan cinta tipe agape, kita juga bisa merasakan manfaat yang baik bagi kesehatan mental, dan dikatakan bisa membuat umur lebih panjang. Diantara semua tipe cinta, agape adalah yang paling tinggi dan paling mulia.

5.  Ludus, cinta penuh kesenangan

Merasakan tipe ini tak sulit, ingat saja perasaan awal – awal jatuh cinta, diwarnai perasaan bahagia yang membuncah, ada sensasi kupu – kupu di dalam perut dan perasaan tak mau kehilangan sehari pun tanpa bertemu orang terkasih. Tipe ludus mampu membuat orang gembira dan bersemangat. Hubungan dengan tipe ludus cenderung sederhana dan penuh bujuk rayu yang romantis. Biasanya mampu bertahan lama. Saat masih diusia remaja mungkin tak terlalu masalah menjalin hubungan dengan cinta ludus ini, karena  penuh kesenangan, Namun kalau sudah diusia dewasa nampaknya harus dipikirkan dengan matang karena meskipun senang, orang dengan tipe cinta ludus sulit sekali terikat, ia tak tertarik dengan namanya komitmen.

6.  Pragma, cinta praktis

Tipe cinta ini sudah ada sejak dulu dari zaman kerajaan hingga modern seperti sekarang. Pragma adalah tipe cinta yang dengan mudah kita temui dalam hubungan yang dilakukan dengan perjodohan, demi meraih tujuan tertentu. Misalnya melancarkan bisnis keluarga atau mempertahankan martabat keluarga. Keduanya harus sama – sama menguntungkan, tipe cinta ini bisa dibatasi oleh waktu ataupun tidak, tergantung dari kebutuhan masing – masing.

7.  Philautia, cinta pada diri sendiri

Tipe cinta yang satu ini pasti selalu ada pada diri manusia, tinggal kadarnya saja yang mungkin berbeda. Mencintai diri sendiri secara wajar pada dasarnya adalah fondasi yang harus ada sebelum berusaha mencintai orang lain, karena membenci diri sendiri akan semakin sedikit perasaan cinta yang bisa diberikan. Namun perlu diwaspadai bentuk berlebihan dari philautia, bisa menimbulkan sifat narsisme yang tentunya akan merugikan bagi kehidupan pribadi hingga orang lain.

Dengan mengetahui 7 tipe cinta ini, maka selayaknya kami bisa menilai diri kamu sendiri maupun pasangan atau calon pasangan kamu. Sehingga kamu tak terjebak menjadi bucin (budak cinta).

Mengutip dari Zola Yoana, Certified Matchmaker dan Founder dari Heart Inc., “Jangan pernah buru-buru untuk menyatakan diri kamu jatuh cinta, hanya dari satu dua kali kami kencan. Kenali dulu calon pasangan kamu maupun karakternya”.

Nah, dari 7 tipe cinta tersebut , adakah tipe cinta yang paling sesuai dengan dirimu ?

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Replay