Mia Amalia : Belajar Merealisasikan Keinginan di Tahun 2021

0
35

Momen pergantian tahun, biasanya tidak hanya menjadi ajang berkumpul bersama teman atau sekedar menggelar pesta sambil menunggu tahun berganti.

Kebanyakan dari mereka juga memanfaatkan momen tahun baru untuk membuat resolusi di tahun baru yang akan datang. Selain itu, momen yang sama juga sering dimanfaatkan untuk merefleksi resolusi tahun sebelumnya yang belum tercapai.

Nah, berbicara soal refleksi, Mia Amalia yang merupakan seorang life coach memiliki kiat – kiat nih untuk kita bisa merefleksikan diri sebelum kita merealisasikan keinginan di tahun baru yang akan kita jalani.

Menurut Mia, memulai satu tahun tanpa rencana itu akan membuat hidup kita tidak maksimal. Bahkan yang lebih parahnya lagi, kamu bisa kehilangan semangat sampai – sampai bingung harus melakukan apa dalam hidupmu.

“aku belajar bahwa aku memulai satu tahun tanpa rencana biasanya kemudian jadi kaya gak  maksimal atau aku kaya kehilangan semangat atau jadi bingung mesti ngapain,” ujar Mia

Seperti yang sudah disinggung di atas, bahwa sebelum kita memulai tahun yang baru dengan semangat yang baru, ada baiknya kita mundur sejenak untuk merefleksikan tahun yang sudah kita lalui.

Nah, Mia Amalia memiliki tips untuk merefleksikan diri kita dengan cara :

Melepaskan Masa Lalu

Bagian penting, yang harus kita lakukan untuk merefleksikan diri kita demi menyambut tahun baru adalah dengan melepaskan masa lalu.

Menurut Mia Amalia, masa lalu itu sebenarnya akan berada terus di depan orang yang ingin melangkah maju dan akan menghalangi orang yang ingin mencapai impiannya.

“Jadi, sebenarnya masa lalu itu ada di masa depan kamu, menghalangi kamu untuk mencapai impian kamu,” ungkap Mia

Mia menjelaskan masa lalu yang tidak bisa dilepaskan akan mengendalikan diri kita. Alih – alih akan mencapai resolusi yang baru, masa lalu malah akan membuat diri kita menghadapi permasalahan yang sama setiap tahunnya.

Lantas, bagaimana cara kita untuk bisa dengan mudah melepaskan masa lalu?

Nah, menurut Mia cara terbaik untuk melepaskan masa lalu adalah dengan cara memaafkan masa lalu.

Mia menggambarkan, bahwa seseorang yang belum memaafkan masa lalunya ketika memasuki tahun yang baru sama seperti orang yang ingin bepergian dengan membawa barang yang cukup banyak sehingga memenuhi bagasi mobilnya.

“Selama kita masih bawa – bawa masa lalu di bagasi kita nih kan berat ya, jalannya jadi gak enteng,” kata Mia

Sementara, orang yang sudah memaafkan masa lalunya, seperti orang yang sedang traveling dengan bawaan yang dibutuhkan saja maka sudah pasti akan leluasa ketika bepergian. Nah, itulah analogi yang digambarkan Mia kepada orang yang sudah memaafkan masa lalunya dan siap menyambut masa depannya.

Nah, Mia sendiri sangat merasakan dampaknya ketika dirinya membuat refleksi dari tahun 2010 – 2020. Mia mengatakan, ketika dirinya memaafkan masa lalunya disitulah ada perubahan yang sangat signifikan terhadap kehidupannya.

“Kebetulan aku kemarin bikin refleksi 10 tahun ya, dari tahun 2010 – 2020 itu gimana, aku ngeliat ada perubahan yang signifikan dari dalam hidupku setelah aku memaafkan,” jelasnya