Tetap Sehat di Masa Pandemi

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

SHARE

Sehat adalah sesuatu yang tak ternilai, apalagi di masa pandemi ini. Yuk tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan. Baca Tipsnya disini!

Kabarnya penyebaran covid-19 terbesar terjadi saat pekerja mulai masuk kantor. Karena banyak kemungkinan yang menjadi faktor tertular virus corona ini. Mulai dari perjalanan menuju ke kantor, menyentuh banyak benda, mengobrol, membuka masker unuk minum-makan dan juga kemungkinan lain yang bisa menjadi faktor tertularnya virus ini. Kantor-kantor terpaksa kembali work from office karen harus mulai beroperasi dan menjalankan banyak pekerjaan yang tertunda. Sedangkan disisi lain WHO menyatakan penyebarannya sudah terkonfirmasi melalu Airborn atau udara yang mana virus ini juga menempel dan bisa bertahan 7 sampai 8 jam jika menempel. Virus tersebut masuk ke saluran atau lubang-lubang yang crucial seperti mata, hidung, mulut. Untuk itu bersama dengan Dr. Sandra Suryana dan dibawakan oleh salah satu host Eureka Women yaitu Myrna Soeryo kita akan mendapatkan penjabaran tentang bagaimana kita mencegah dan tetap sehat dimasa new normal ini. Tadi sudah disinggung mengenai pengkonatamiasian terbanyak berada ketika mulai diberlakukannya work from home.

 Saat awal diberlakukan WFO, Dr. Sandra Suryana mendapat 3 minggu WFO, pada kala itu beliau yang menjadikan “parno” sebagai jalan ninjanya untuk menjaganya tetap waspada. Hal yang paling sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan covid 19 selama new normal ini atau tepatnya berkerja di kantor adalah melakukan 3 M dengan disiplin, yaitu dengan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman (1-2 m). Selain itu hal yang wajib dilakukan adalah mandi, sepulang dari mana saja kalian harus mandi lengkap dengan keramas. Keluhan perempuan tentang terlalu sering keramas bia membuat kulit kepala lepek dan ujung rambut kering, tapi ini baik sekali untuk kita yang dari mana-mana dan tidak mengetahui apakah kita membawa virus tersebut. Secara logika virus itu tersebar di udara dan dapat menempel dimana saja dan dari mana saja.

Kegiatan yang sudah bisa dilakukan dimasa new normal ini terbilang masih sedikit, restoran-restoran, cafe, salon,bioskop masih banyak yang tutup. Semakin banyak interaksi atau sentuhan, semakin lama bisa beropersinya, seperti contohnya bioskop dan salon. Namun, Dr. Sandra menyatakan bahwa beliau baru saja grooming rambutnya dengan style baru, di salon langganannya yang sudah memenuhi protokol yang benar. Memang harus benar-benar teliti dengan ini, maka kita sebaiknya harus hubungi dulu salon atau resto yang ingin kita kunjungi, agar tahu apakan mereka memperhatikan hal itu atau tidak. Selain di Mall, di kendaraan umum juga kita bisa menjaganya agar tetap dalam keadaan yang baik.  Pastikan untuk jaga jarak dan dan perhatikan cara pegangannya, alasi pegangan kita dengan kain apa saja agar tidak bersentuhan langsung dengan pegangan yang sudah disentuh oleh banyak orang. Juga dihimbau untuk tidak melakukan percakapan dengan siapapun di kendaraan umum.

Bepergian kerumah sakit sebaiknya buat appointment terlebih dahulu dengan rumah sakit dan dokter yang dituju supaya tidak berlama-lama di lingkungan rumah sakit. Tidak ada virus ini pun rumah sakit menjadi momok paparan berbagai macam penyakit apalagi dalam keadaan seperti ini. Terlebih lagi untuk ibu-ibu yang sedanag mengandung, disarankan untuk tetap melakukan kontrol ke dokter, namun harus di ingat protokolnya. Untuk saat seperti ini kecuali ibu hamil atau pasien yang harus rawat jalan sebaiknya jaga kesehatan. Biasanya rumah sakit atau klinik sudah memenuhi standar protokol kesehatan, kurang lebih mereka sudah tahu apa yang mereka lakukan untuk mencegah penularan virus ini. Dan juga sudah banyak rumah sakit dan dokter yang menggunakan sistem consul on call untuk pasien lama atau pasien yang harus intensif.

Masa new normal menjadi ajang untuk bepergian bagi orang-orang yang merasa sangat bosan dimasa PSBB. Paling efektif yang dianjurkan adalah melakukan swab, akurasi yang sangat tinggi dapat memastikan kita apakah kita terjangkin virus ini atau tidak. Karena jika iya, itu sangat membahayakan penumpang lain di perjalanan menuju lokasi baik itu kendaraan umum atau pribadi. Dan untuk yang hanya sekedar staycation sebaiknya ditahan saja, karena kitaa tidak bisa memastikan tempat itu bebas dari virus. Dan perhatikan juga status daerah tersebut, terdapat di zona manakah daerah yang ingin kalian tuju. Pesan penting dari Dr. Sandra Suryana adalah sadari dan tahu bahwa virus ini bisa merenggutnnya nyawa, tersebar melalui udara, mampu menempel lalu bertahan selama 7-8 jam, dan juga paham bahwa banyak hal yangbia menjadika kita pembawa virus itu sendiri. Jadi, dengan itu kit bisa lebih waspada dengan keadaan lingkungan tidak serta merta merasa bahwa keadaan sudah baik-baik saja.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Replay